BERSIH TUGAS SIAPA, DAKWAH-2

Bismillahirrohmanirrohim
Disekitar masjid di suatu Kabupaten, berserakan brangkal (sisa pembongkaran bangunan rumah) di lahan/tanah yang sempit. Pada tumpukan brangkal yang rendah juga ada buangan sampah yang berbau dan dikerubut lalat. Kedua barang buangan itu brangkal dan sampah terus bertambah.

Iseng-iseng saya saya menanyakan kepada Ketua RW, Ketua RT setempat dan aktivis di DKM Rata-rata dalam memandang persoalan kebersihan, keindahan dan kesehatan, beliau-beliau saling lempar tanggung jawab, salah satunya yang membuang sampah itu tidak pernaha membayar iuran kebersihan, atau alasan lain sehingga sampah tersebut bukan prioritas yang harus dibuang.
Apabila terjadi resiko penyakit akibat kekumuhan sampah itu, maka kuman penyebabnya tidak akan memilih siapa sebaiknya yang kebagian penyakit itu. Tentu siapapun yang tinggal didekatnya atau bisa juga yang kebetulan lewat, bisa jadi mendapat giliran berpenyakit.

Lalu pertanyan mendasar sebetulnya yang wajib mengelola kebersihan, keindahan dan tindakan pencegahan agar sehat, masyarakat, pengurus RT, RW atau tabukah bila DKM juga ikut bersama komponen lain membina dan menjaga kebersihan, dengan melupakan atau mengatasi masalah yang meyertainya ? Wallahualam. (FatchurR)

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: