BERSIH-IMAN-JEPANG; DAKWAH-6

Bismillahirrohmanirrohim

Jepang adalah salah satu negeri yang terkenal kebersihannya selain terkenal teknologinya. Kalau kita cermati lingkungan di Jepang memang sebagian besar adalah bersih walaupun ada juga yang kotor namun kecil banget prosentasenya.

Kalau dicermati dari segi kebersihan memang Jepang memiliki hakekat Islam namun syari`atnya yang belum diterapkan. Karena bersih itu adalah ajaran islam ada suatu kata mutiara. ”An-nazhaafatu minal iimaan  yang artinya “Kebersihan bagian dari Iman”ini bukan hadist Rosulullah SAW.

Namun kata tersebut Islami  karena kebersihan adalah refleksi iman kita juga. Dan dalam sebuah hadist ” Ath-thahuuru syatrul iimaan…” yang artinya ”Bersuci [thaharah] itu setengah dari pada iman…. (HR. Ahmad, Muslim, dan Tirmidzi)

Ada yang menarik dari kehidupan di Jepang untuk masalah ini. Sampah di jepang sangat teratur setiap orang yang membuang sampah langsung terbagi-bagi. Misal yang di tempat umum ada tempat sampah dengan 3 bagian. untuk botol, plastik dan untuk selain itu seperti kertas dll.

Di indonesiapun sebetulnya sudah ada hal seperti itu bedanya kalau di Jepang sudah jalan, sedang di Indonesia ? Dan yang lebih menarik lagi Untuk di rumah ada 3 jenis juga. Botol, sampah yang tidak dapat di bakar dan sampah yang bisa dibakar.

Hari dan jam  membuang sampah terjadwal, biasanya pagi,  dan ini berjalan baik. Subhanallah… Dan yang lebih menarik lagi kalau kita lihat tempat sampah di Jepang tidak ada lalat seekorpun. Ini juga faktor yang membuat sehat hidup di Negeri Sakura.

Saya kadang sering berfikir dan bertafakur kapan negeri kita tercinta bisa menerapkan seperti ini ? sayapun berencana mau menerapkan di Kampung saya minimal untuk sampling biar jadi tauladan kota yang lain. Ya Allah kuatkan tekadku berilah kemudahan untuk mencapai ridhoMu. Ayo sobat kita mulai dari kita dan dimulai dari yang terkecil (3 M)

”Sesungguhnya Allah Ta’ala adalah baik dan mencintai kebaikan, bersih dan mencintai kebersihan, mulia dan mencintai kemuliaan, dermawan dan mencintai kedermawanan. Maka bersihkanlah halaman rumahmu.” (HR. Tirmidzi). Tapi kapankah dilingkungan negeri kita juga bersih ?  (FatchurR; diolah dari masedys.blog.uns.ac.id)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: