HUKUM BONUS/THR

Bismillahirrohmanirrohim

Dalam suasana menjelang Idul Fitri, dipastikan para karyawan menerima bonus / THR. Sebagian dari mereka masih banyak yang meragukan, dikaitkan dengan hitungan kena zakat. Untuk mengurangi kebingungan tersebut, berikut penjelasannya.

Marilah kita berpedoman bahwa Tunjangan atau bonus tidak ada zakatnya kecuali tunjangan tersebut mengendap di tabungan selama setahun dan jumlahnya setara dengan nisab zakat simpanan 85 gram emas. Jika demikian, maka itu dizakatkan 2,5 persen.

Adapun bagi rezeki nomplok (tanpa usaha) berupa hadiah non-judi, hukumnya sama dengan hukum mendapatkan harta karun. Jika jumlahnya setara atau lebih dengan 85 gram emas, maka zakat yang dikeluarkan 20 persen dari total rezeki nomplok tersebut.

Jadi, seandainya anda selesai menerima bonus atau THR dan saudari ingin berbagi, maka saudari bisa berinfak atau bersedekah yang hal ini memang sangat dianjurkan. Demikian semoga Allah memberi berkah pada harta kita. (FatchurR; bahan dari Dompet Dhuafa)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: