KEWAJIBAN BERZAKAT

Bismillahirrohmanirrohim
Sudahkan anda berzakat atau telah menghiitung dan menyiapkannya ?; Kalau belum ya wajar saja, karena sayapun juga belum merealisirnya. Karena itu tidak ada salahnya bersama saya menyimak artikel berikut yang insya Allah akan disajikan serial.
Kehadiran bulan Ramadan selama satu bulan penuh memberikan kebahagian tersendiri bagi Muslimin. Selain mendapat pahala dari Allah. Ibadah puasa mengandung nilai kepedulian sosial yang tinggi dengan menganjurkan orang berderma dan berzakat.

Menurut Al Mawardi (kitab Al Hawiy), zakat bermakna membersihkan/mensucikan harta. Seseorang berharta dan mencapai jumlah tertentu wajib mengeluarkan sebagiannya, diberikan kepada golongan tertentu. Zakat merupakan rukun Islam dan wajib bagi yang memenuhi syarat.

Ada 2 macam zakat : Zakat nafs, (zakat fitrah). Zakat diri yang diwajibkan kepada setiap muslim mengeluarkannya untuk diri sendiri, keluarganya atau orang lain yang menjadi tanggungannya seperti anak dan istri.

Besar zakat yang dikeluarkan menurut para ulama adalah sebesar 3,5 liter atau 2,5 kilogram makanan pokok seperti tepung, kurma, gandum, atau yang biasa dikonsumsi di daerah Anda tinggal.

Kedua, Zakat Mal yang dikenakan atas harta yang dimiliki individu atau lembaga dengan harta yang akan dikeluarkan sebagai zakat harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

(1)    Milik Penuh; Harta tersebut merupakan milik penuh individu yang akan mengeluarkan zakat.
(2)    Berkembang; Harta tersebut memiliki potensi untuk berkembang bila diusahakan.
(3)    Mencapai Nisab; Harta tersebut telah mencapai ukuran/jumlah tertentu sesuai dengan ketetapan, harta yang tidak mencapai nishab tidak wajib dizakatkan dan dianjurkan untuk berinfaq atau bersedekah.

(4)    Lebih dari Kebutuhan Pokok; Orang yang berzakat hendaklah kebutuhan minimal/pokok untuk hidupnya terpenuhi terlebih dahulu
(5)    Bebas dari Hutang; Bila individu memiliki hutang yang bila dikonversikan ke harta yang dizakatkan mengakibatkan tidak terpenuhinya nishab, dan akan dibayar pada waktu yang sama maka harta tersebut bebas dari kewajiban zakat.

Berlalu Satu Tahun (Al-Haul); Kepemilikan harta tersebut telah mencapai satu tahun khusus untuk ternak, harta simpanan dan harta perniagaan. Hasil pertanian, buah-buahan dan rikaz (barang temuan) tidak memiliki syarat haul. Nah bersiaplah untuk berzakat.(FatchurR bahan dari berbagai sumber)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: