AGAR DOA DIKABULKAN-1

Bismillahirrohmanirrohim,

Sebelum kita menjawab pertanyaan, “Bagaimana caranya agar doa diijabah ?”, marilah kita perhatikan surat Al Fushshilat (41) ayat 51. Terjemahnya adalah : “Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka maka ia banyak berdoa.”

Dari ayat tersebut, terlihat bahwa ALLAH ‘menyatakan bahwa sifat manusia, mudah lupa jika diberi kenikmatan. Sebaliknya, jika mendapat kesulitan, walau sekecil apapun, maka dia akan menangis, berkeluh kesah dan berdoa meminta pertolongan kepada ALLAH SWT.

Tidak semua manusia berbuat demikian. Masih ada yg tetap mengingat ALLAH SWT baik di kala senang maupun di kala susah. Contoh manusia yg tetap mengingat Nya di saat mendapat kenikmatan / kesenangan yg luar biasa banyaknya adalah Nabi Sulaiman as.

Sedangkan Nabi Ayyub bisa menjadi contoh manusia yg tetap mengingat ALLAH baik di kala suka ataupun duka. Pada hakikatnya doa mesti dilakukan dalam keadaan dan kondisi apapun. Kaya, miskin, suka, duka, sehat, sakit, tidak boleh menjadi penghambat berdoa.

Pada dasarnya manusia bergantung hanya kepadaNya. Rasulullah bersabda bahwa doa merupakan inti ibadah. Kita harus yakin bahwa doa kita dikabulkan. Jika tidak dikabulkan di dunia, maka doa itu akan menjadi amalan kita di akhirat kelak.

Manusia memang ‘aneh’, seringkali di saat genting dia berdoa kepadaNya sambil menjanjikan ini itu (bernadar), tapi begitu muncul kesulitan, saat itu dia melupakan nadzarnya itu. Manusia begitu mudah mendurhakaiNya, sesuai dg kutipan ayat tadi.

Tips agar doa dikabulkan Nya.

(a)       Makanan, minuman, dan pakaian yg kita konsumsi dan pakai sehari-hari harus berasal dari rejeki halal. Ingat, satu suap makanan haram akan menghalangi diterimanya ibadah kita selama sekian waktu, apalagi jika makanan haram tersebut telah menjadi daging, berarti kita telah menyiapkan diri masuk ke dalam neraka.

(b)       Menyucikan dan membersihkan diri, lahir-batin. Sebelum berdoa sucikan diri (minimal berwudhu) untuk membersihkan lahir kita. Untuk membersihkan batin, kita bisa perbanyak zikir dan istighfar.

(c)       Tanpa menyertakan sholawat Nabi dalam berdoa, akan mengakibatkan doa menggantung (tidak jelas statusnya)

(d)       Perbanyak puji2an kepada Nya, karena hanya ALLAH SWT yg berhak utk segala puja dan puji. yang bisa diambil dari Asmaul Husna.

(e)       Berdoalah di waktu2 dan tempat2 yg mustajab. Contoh, padang Arafah, di masjid, hari Jum’at, di antara 2 khutbah, saat hendak buka puasa, saat hendak sahur. Carilah waktu2 yg hening, agar kita bisa doa dg khusyuk. Misalnya di saat sujud, 1/3 malam terakhir, dst.

(f)       Dianjurkan menggunakan doa para Rasul. Di Qur’an banyak sekali doa para Rasul. Yg harus diingat adalah kita harus memahami doa2 tersebut, agar meresap ke dalam hati. Boleh juga berdoa dg cara kita sendiri dengan bahasa sehari-hari, terutama bila kita punya hajat/kemauan.

(g)       Berdoalah yg wajar (diutamakan jika kita telah melakukan ikhtiar sebelumnya). Janganlah kita berdoa utk sesuatu yg tidak masuk akal. Contohnya kita minta diturunkan hujan uang, atau kita minta kaya tapi kita tidak berusaha/tidak bekerja.

Ikuti juga artikel berikutnya ”Doa yg dikabulkan-2”. (FatchurR disarikan dari berbagai sumber)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: