BERPENGETAHUAN YANG CUKUP

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum wr wb.
Marilah kita lanjut berdiskusi ”Membangun muslim yang sejati”, namun jangan lupa untuk membaca tulisan sebelumnya ”Berakhlak yang kokoh” di; https://cvkca.wordpress.com/2010/08/05/berakhlak-yang-kokoh/#more-533

(1)    Berwawasan pengetahuan yang cukup
Menjalani kehidupan di dunia ini tidak hanya sekedar mengandalkan keyakinan, ibadah dan akhlaq. Jika diandaikan kita akan melakukan perjalanan, misalnya dari Pulau Jawa ke Maluku, maka pasti kita membutuhkan pengetahuan (informasi) tentang keadaan yang kita tuju.

Misalnya, anda tentu mencari informasi tentang kondisinya, cuaca, budaya, makanan, tempat penginapan, dan hal-hal lain yang perlu anda persiapkan sejak dini, sehingga kita mendapatkan hasil sesuai dengan harapan. Dengan informasi itulah dari awal kita bisa menyiiapkan segala sesuatunya.

Begitu pula halnya dengan kehidupan ini. Diperlukan informasi untuk melanjutkan perjalanan hidup. Wawasan itulah yang akan memandu hidup anda. Proses yang sedang anda jalani dalam hidup ini juga tidak lepas dari pengalaman diri dan orang lain menjadi guru terbaik bagi anda.

Allah Swt berfirman : “Katakanlah: “Apakah sama antara orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui” Sesunguhnya hanya orang yang berakal yang dapat menerima pelajaran”. Karenanya, bagi seorang muslim, mencari ilmu pengetahuan merupakan salah satu kewajiban.

(2)    Quwwatul Badân (Tubuh yang kuat)

Kesempurnaan itu dambaan setiap orang yang akan mencoba mencapai kesempurnaan diri, sesuai dengan kemampuannya. Dengan kekuatan itulah mereka akan berusaha mencapai keseimbangannya. Seahli apapun anda mengendarai mobil, jika bannya kempes atau BBM nya habis, tentu kita tidak dapat berbuat banyak, hingga ban itu baik kembali atau BBM nya telah diisi.

Karenanya, persiapkan jasmani sebaik mungkin untuk dapat melanjutkan perjalanan anda secara  prima. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat dan kuat. Nabi bersabda :

“Mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih aku cintai dari pada mukmin yang lemah”. (HR. Muslim, Ibnu majah dan Imam Ahmad)

Oleh karena itu, kesehatan jasmani harus mendapat perhatian seorang muslim dan pencegahan dari penyakit jauh lebih utama daripada pengobatan. Namun demikian, sakit tetap kita anggap sebagai sesuatu yang wajar bila hal itu kadang-kadang terjadi. (Wassalamualaikum wr wb. FatchurR)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: