KEYAKINAN YANG BENAR

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum wr wb. Untuk menjadi pribadi muslim sejati, sesuai dengan yang digariskan Islam, sudah seharusnya kita memiliki sifat yang sesuai tuntunan Al-Quran dan Al-Hadits, yaitu pribadi yang sikap, ucapan dan tindakannya diwarnai nilai-nilai dari Allah Swt dan rasul-Nya. Ada 10 sifat yaitu : (Oh ya pasikan bahwa anda telah membaca artikel sebelumnya; https://cvkca.wordpress.com/2010/07/30/membangun-muslim-sejati/#more-502

(1)        Keyakinan yang benar

Hidup ini bagai suatu perjalanan. Jika anda berada di terminal, dermaga, atau di bandara, anda duduk sambil bertanya hendak kemanakah diri ini ? Bisa dipastikan anda akan mudah tersesat. Karena anda tidak berkeyakinan pasti untuk sampai pada suatu tujuan. Demikian halnya seorang muslim di dunia ini, dia harus berkeyakinan lurus, sebagai syarat untuk sampai tujuan.
Ada enam hal yang membuat seorang muslim yakin terhadap tujuan perjalanannya. Iman (yakin) kepada keberadaan Allah, Malaikat, Kitab, Rasul, Hari akhir, dan Qadar.

Keyakinan terhadap Allah membuat Muslim selalu optimis pada pertolongan-Nya. Yakin terhadap Malaikat membuat Muslim menyadari bahwa makhluk ini, selalu mencatat segala perbuatannya di dunia, sehingga amal perbuatan Muslim selalu dipenuhi dengan hal-hal positif.

Yakin terhadap kitab, membuat muslim selalu membaca panduan hidupnya setiap saat. Yakin terhadap Rasul, membuat Muslim memantapkan langkahnya hidup di dunia, bahwa Allah tidak meninggalkannya tanpa pemandu perjalanan yang panjang ini.

Yakin terhadap hari akhir, membuat muslim tahu tujuan akhirnya. Iman kepada qadar membuat muslim menyadari tanggung jawabnya di dunia, sehingga tidak terjatuh pada keyakinan jabariyah atau keyakinan qadariyah.

(2)       Ibadah yang benar

Dalam perjalanan hidup anda harus melaluinya dengan baik, sehingga tidak tersesat. Karenanya, ibadah adalah implementasi dari sebuah keyakinan. Yang perlu kita sadari adalah, bahwa ibadah bukan merupakan taklif (pembebanan), melainkan tasyrif (pemuliaan) dari Allah Swt. Jadilah seorang manusia dijuluki ‘ibadullah, (orang yang dikasihi-Nya).
Ibadah dalam Islam bukan hanya mencakup ritual keagamaan semata, (shalat, zakat, puasa dan haji,) tetapi semua lini kehidupan di dalam memakmurkan dunia ini yang tidak bertentangan dengan Al-Quran dan Sunnah, (mencari nafkah secara halal, berhubungan baik dengan keluarga, menuntut ilmu dan sebagainya).

Demikianlah, seorang Muslim harus memahami arti ibadah dengan benar. Ibadah yang benar lahir dari aqidah yang benar. Ibadah yang benar adalah ibadah yang membawa pengaruh bagi dirinya, orang lain dan melahirkan ketaqwaan. Wassalamualaikum wr wb. FatchurR

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: