SUKSES MULIA DIHADAPAN-NYA-2

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum wr wb.
Manifestasi dari orang yang sukses mulia adalah adanya dukungan doa dari banyak orang agar mereka senantiasa eksis. Orang yang sukses mulia memperoleh apa yang diinginkannya tanpa merugikan pihak lain. Tulisan berikut ini lanjutan dari naskah yg pernah di posting di https://cvkca.wordpress.com/2010/07/17/sukses-tapi-dikucilkan-1/#more-450

Orang yang sukses mulia mencari apa yang diinginkannya melalui koridor agama yang tepat. Sebagai imbasnya mereka akan merasakan hidup nyaman, makan enak, dan tidur nyenyak, lantaran segala yang telah didapatkannya mendapat rekomendasi dari Nya.

Manakala apa yang telah didapatkannya berupa harta, rejeki, atau ilmu dinikmati oleh anak istri maka akan mengandung berkah dariNya. Dan darah yang mengalir di dalam tubuh anak-isterinya adalah darah yang penuh berkah. Ini merupakan cerminan perjuangan dan bentuk kasih sayang yang sempurna kepada keluarga.

Tidak bisa disangkal, betapa berat pilihan yang dihadapi oleh seseorang tatkala dia dihadapkan pada sebuah iming-iming yang menggiurkan. Betapa bergolaknya hati seseorang ketika idealisme yang dimiliki selama ini dirayu oleh gemerlapnya uang.

Sulit dibayangkan seandainya saya dan Anda dihadapkan pada sebuah kesempatan yang begitu terbuka untuk mendapatkan tambahan penghasilan dengan cara mudah tapi tidak halal. Antara keinginan untuk memanfaatkan situasi dengan bisikan kesucian hati akan bergelut dengan sengit.

Jika bisikan setan menang maka mereka tergelincir ke dalam jurang kenistaan. Makna hidup yang sesungguhnya akan sirna. Mereka akan jauh dari cahaya kehidupan yang dirahmati oleh Tuhan. Mereka akan terperangkap ke dalam keadaan yang sangat mengerikan.

Rosululloh mengingatkan melalui sabdanya : “Ada dua dosa yang Allah Swt tidak akan menangguhkan azabnya di dunia, yaitu durhaka kepada kedua orang tua dan berbuat dzolim kepada sesama. (HR. Bukhori – Muslim).

Bila dicermati hadis itu, ada satu sisi yang begitu mengerikan yang perlu kita hindari yaitu bahwa apabila seseorang melakukan dua hal sebagaimana yang disebutkan diatas maka azab Allah akan dibayarkan tunai di dunia.

Mengambil sesuatu yang bukan haknya adalah bentuk kedzoliman terhadap sesama. Sebagai konsukuensinya maka azab dari Allah segera ditimpakan kepadanya atau keluarganya. Musibah akan segera datang silih berganti, menimpa dirinya atau anggota keluarganya.

Untuk mengantisipasi hal itu dibutuhkan sebuah ketahanan iman yang kokoh, sebuah kecerdasan spiritual yang sempurna, dan sebuah kesadaran jiwa yang luar biasa. Dukungan moral dari keluarga sangat diperlukan untuk memperkokoh benteng keimanan.

Peran istri sangat besar dalam mengarahkan suami dalam menentukan pilihan. Istri yang baik akan cenderung mengarahkan suami ke hal-hal yang baik. Istri yang baik akan berperan penting dalam penegakan keluarga dan bahkan kondisi negara yang baik.

Almar’atu ‘imadul bilad, idza sholuhat sholatul bilad (Wanita adalah pilar negara, apabila wanitanya baik maka baiklah negara, apabila wanitanya jelek maka akan jelek pula suatu negara). Kondisi di lapangan memang tidak sesederhana teori saja.

Siapapun akan merasa berat ketika harus berhadapan dengan situasi yang penuh dengan pilihan. Terutama bila kebobrokan itu sudah berada dalam sebuah sistem. Jika tidak ikut memanfaatkan kesempatan yang ada, akan dikucilkan. Sebaliknya bila turut serta dalam lingkaran setan maka hukuman dari Allah segera menimpanya langsung di dunia.

Langkah terbaik yang perlu diambil ketika seseorang berada dalam lingkaran setan adalah menanamkan prinsip yang kuat pada dirinya yang bijaksana menentukan pilihan. Orang baik akan bisa jadi dikucilkan oleh sistem yang jelek.

Itulah dinamika kehidupan. Sebagai manusia yang penting adalah bagaimana berbuat baik kepada sesama manusia dan kepadaNya. Marilah bertindak baik kita lakukan dalam dunia nyata. Semoga Tuhan selalu menunjukkan jalan yang terbaik kepada kita. Amin. Wassalamualaikum wr wb. (Erwin Eko Prayogo disarikan dari : SUPANDI)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: