LUPA MENOLEH KEATAS

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum wr wb.
Seorang suami sedang membetulkan genteng yang retak sehingga mengakibatkan kebocoran rumahnya karena kayunya sudah lapuk. Mendadak amer (palu) nya jatuh. Di bawah istrinya sedang asik bekerja menyapu halaman.

Dia berteriak sekeras-kerasnya pada istrinya untuk meminta tolong diambilkan palu tersebut, tetapi sang istri tidak mendengar karena suasana di bawah sangat ramai, apalagi rumah mereka dekat dengan jalan raya.

Suami berinisiatif melempar dia dengan uang sepuluh ribu, dan berharap istrinya menoleh ke atas. Tapi, ketika uang dilempar, sang istri heran, ada uang jatuh dari langit. Dia sangat senang dan memungut uang itu lalu kembali bekerja tanpa menoleh keatas.

Suami mencoba melempar untuk yang kedua kalinya, kali ini uang yang nominalnya lebih besar, 100 ribu. Masalahnya sama, sang istri semakin heran ada uang jatuh dari langit, tetapi tetap saja dia tidak mengerti apa yang diinginkan suaminya untuk menoleh ke atas.

Dengan geram, suaminya melanjutkan mengambil pecahan genteng, lalu dilempar tepat mengenai punggung istrinya. Tentu saja dia berteriak kesakitan dan menoleh keatas. Sekalipun sakit, akhirnya dengan mudah si istri mengerti apa yang dimaksud suaminya.

Sobat, pastilah tiap orang suka dilempar berkah atau segala sesuatu yang enak dan menyenangkan,
Misalnya naik pangkat, rejeki yang melimpah, kemudahan dan sebagainya. Tapi kadang justru kita sering lupa siapa pelempar berkah itu.

Bahkan kita sering tidak mengerti maksudNya. Justru seringkali lebih mujarab bila Allah melempar kita dengan masalah, ketidak-sehatan, problem tertentu dan sebagainya. Memang sangat sakit dan menderita, tetapi justru itu adalah cara jitu untuk membuat kita memandang ke atas.

Kita membutuhkan pertolongan pada saat terjepit, dan itulah yang seringkali dipakai oleh Allah agar manusia mengerti maksudNya. Karena itu bersyukurlah, masalah yang kita alami akan membuat kita harus menoleh ke atas, sehingga semakin dekat dengan Sang Pencipta kita.

Selamat menoleh keatas. Wassalamualaikum wr wb. (FatchurR disarikan dari @ Hj. Koesh)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: