SEJARAH-BIANG DM n GEJALANYA-(6)

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum wr wb.
Orang Indonesia mengenalnya penyakit gula. Tapi masyarakat Mesir tahun 1552 SM menyebut penyakit dengan gejala sering kencing dalam jumlah banyak, penurunan berat badan cepat. dan rasa sakit / lemas.

Tahun 400 SM seorang penulis India, Sushrutha, menamai gejala penyakit ini honey urine disease (kencing madu). Tahun 200 SM penyakit ini pertama kali disebut Diabetes mellitus (diabetes = mengalir terus; mellitus = manis).

Biang DM ini : Kurang aktifnya produksi hormon insulin dari sel kelenjar Langerhans pada organ pankreas. Macetnya produksi ini karena menyusutnya jumlah sel penghasil hormon insulin sejak seseorang dilahirkan (bawaan; keturunan), serangan virus / penyakit degeneratif. “Bahkan juga akibat penyakit autoimun”

Ada juga pengidap DM walau insulinnya cukup. Ini karena reaksi tubuh terhadap kehadiran insulin kurang efisien; tubuh tak mampu mengoksidasi glukosa menjadi energi. Keadaan ini biasanya menyerang orang setengah baya ke atas, karena faktor degenerasi, kurang OR, kegemukan, dan sebagainya.

“Gejala akut DM pada satu penderita dengan penderita lain tidak selalu sama”. Namun, ada gejala khas yang sering kurang dirasakan sepérti terus lapar (polifagia), haus (polidipsia), serta banyak kencing (poliuria). Dalam fase ini umumnya berat badan penderita terus naik, karena jumlah insulin dalam tubuhnya masih mencukupi.

Dalam keadaan penyakit belum terdeteksi, akan timbul gejala yang disebabkan kurang-nya insulin. Pada tahap ini nafsu makan penderita mulai berkurang, kadang kala disertai mual. Tapi penderita tetap doyan minum, banyak kencing, tapi cepat merasa capek dan lemas. Berat badan pun menurun drastis (5 – 10 kg dalam waktu 2 – 4 minggu).

“Bila tidak diobati sesuai petunjuk dokter, penderita semakin sering merasa mual diikuti muntah, bahkan bisa pingsan atau koma karena kadar gula terlalu tinggi (umumnya melebihi 600 mg%)”.

Sedangkan pada diabetes kronis biasanya gejala timbul secara perlahan, antara lain berupa sering kesemutan, kulit terasa panas atau seperti tertusuk jarum, rasa tebal di kulit, mudah kram, mengantuk, mata kabur, gatal sekitar kemaluan (terutama wanita).

Disamping itu bisa juga : Gigi mudah goyah dan lepas, kemampuan seksual menurun, bahkan impoten. Pada ibu hamil sering terjadi keguguran yang mengakibatkan kematian janin dalam kandungan. Kalau bayi dilahirkan selamat pun berat lahir bayi lebih dari 4 kg. Wassalamualaikum wr wb. (FatchurR-dari berbagai sumber)

Tag:

Satu Tanggapan to “SEJARAH-BIANG DM n GEJALANYA-(6)”

  1. Thomas Says:

    hm…diabetes…belom ada obatnya ya….kurangi gula nih..bahaya.SALAM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: