GULA DARAH TAK MAU TURUN-(2)

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum wr wb.
Seorang lelaki berumur 48 tahun. Sejak dua tahun terakhir diketahui menderita diabetes melitus (DM). Gejala awalnya sering merasa haus dan kencing malam lebih sering. Saudara tuanya (58) penderita DM, maka dia memeriksakan diri ke dokter.

Ternyata dia mengidap DM. Sementara pemeriksaan selain gula darah : Jantung, paru-paru, dan mata. Semuanya baik. Selama 2 tahun ini dia berusaha mematuhi nasihat dokter, walau tak mudah. Sebagai tenaga pemasaran, dia berkeliling sekitar 10 hari/bulan ke berbagai kota sehingga makannya tidak teratur.

Makan jadi tidak terkendali dan jadwal minum obat juga tidak teratur. Karenanya pengendalian DM nya tidak berhasil. Pemeriksaan terakhir menunjukkan bahwa gula darah puasanya 178 dan setelah makan 265 mg. Sedangkan HbA1c hasilnya 8,8 persen.

Sebagaimana diketahui bahwa DM merupakan penyakit yang sering dijumpai di Indonesia. Bahkan, kekerapannya meningkat dengan perubahan gaya hidup yang semakin modern.

Dia patut bersyukur karena DM nya diketahui pada kondisi belum menimbulkan komplikasi pada berbagai organ tubuh. Sehingga terbuka kesempatan untuk mencegah komplikasi tersebut. Caranya adalah dengan mengendalikan kadar gula darahnya.

Tujuan pengelolaan DM dalam jangka pendek adalah menghilangkan gejala, sedangkan tujuan jangka panjang adalah mencegah penyulit pada berbagai organ tubuh. Dengan cara ini diharapkan angka morbiditas (penyakit) maupun mortalitas (kematian) bisa diturunkan,

Penderita DM yang berhasil mengendalikan DM, dapat menikmati kualitas hidup seperti orang yang tidak menderita DM. Jadi, pengendalian gula darah perlu di perhatikan dengan sungguh-sungguh. Pengendalian DM diperlukan dengan memahami penyakit ini dan mengumpulkan informasi yang cukup.

Banyak orang menyangka bahwa penyakit ini dapat segera disembuhkan dengan makan obat tertentu.
Pengelolaan DM harus dijalankan dengan mengendalikan gula darah. Lipid (lemak) juga harus dikendalikan. Acapkali peningkatan gula darah disertai dengan peningkatan lipid darah.

Mengendalikan DM ditempuh melalui 3 cara, yaitu : Perencanaan makan, latihan jasmani, dan obat yang berkhasiat menurunkan gula darah. Ketiga cara ini perlu dijalankan dengan baik. Jika asupan makanan diseleksi dengan baik; Olahraga teratur maka pengendalian gula darah sering kali dapat dicapai sehingga tidak diperlukan obat penurun gula darah.

Jadi, sebaiknya kita tidak terlalu mengutamakan obat penurun gula darah, tetapi mengubah gaya hidup dengan perencanaan makanan yang sesuai dan olahraga teratur. Jika harus sering pergi, memang sulit mengatur makan. Namun, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi tentang pola makan di luar rumah.

Pada dasarnya asupan makan agar diatur jumlah kalori dan komposisi makanan. Anda mungkin dapat membicarakan dengan ahli gizi berapa banyak nasi yang dapat dimakan, besar potongan lauk dan jumlah sayuran. Anda harus menghindari makanan dan minuman yang mengandung gula.

Meskipun bepergian, Olahraga dapat dilakukan. Jika tidak dapat berolahraga di alam terbuka, Anda dapat melakukan di ruangan, asalkan dilakukan secara teratur sedikitnya empat kali seminggu selama 30 menit.

Gula darah agar dipertahankan pada kriteria terkendali baik yaitu (puasa 80-109) dan terkendali sedang antara 110 – 139. Sementara untuk dua jam setelah makan terkendali baik 110 – 159 dan terkendali sedang 160-199.

HbA1c menggambarkan pengendalian DM dalam tiga bulan terakhir. Jika masih tinggi, berarti dalam 3 bulan terakhir ini memang pengendalian gula darah belum baik. Anda tak perlu gelisah karena gula darah belum terkendali.

Dengan upaya yang sungguh-sungguh, niscaya akan berhasil. Kerusakan organ tubuh dapat terjadi jika gula darah tak terkendali dalam waktu panjang, yaitu bertahun-tahun. Mudah-mudahan Anda berhasil mengendalikan gula darah dan sukses dengan karier dan bisnis seolah dalam kondisi sehat atau berpenyakit yang terkendali

Wassalamualaikum wr wb. (FatchurR disarikan dari : berbagai sukmber dan pengamatan)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: