MENUMBUHKAN HUBUNGAN PASUTRI

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum wr wb.
Menumbuhkan kehidupan suami istri yang harmonis, selaras dan bahagia, tidak semudah mengedipkan mata. Ada cukup banyak langkah yang harus diperjuangkan. Inilah kiat-kiatnya.

1. Memikirkan bersama apa yang menjadi tujuan hidup berkeluarga. Hal ini sebaiknya dilakukan sebelum Anda berdua memutuskan menikah atau pada tahap awal kehidupan perkawinan. Susun rencana dan cara-cara untuk mewujudkan impian berdua.

Masing-masing pihak mulai berusaha mengubah perspektif dari “aku” menjadi “kita”, dengan kesadaran akan perbedaan karakter, kepribadian, serta kebiasaan masing-masing mencari kesepakatan yang dapat diterima berdua.

Perlu diingat, manusia selalu dinamis, sehingga kondisi pasangan suami-istri (pasutri) selalu akan berkembang. Perubahan dan perkembangan yang dialami pasangan inilah yang sering kita sebut sebagai gelombang dalam mengarungi kehidupan berkeluarga.

Diperlukan kebijaksanaan dalam menyikapi perkembangan ini, agar tujuan hidup berkeluarga tetap tercapai. “Untuk membuat perkawinan bahagia, bukanlah dengan mencari seberapa besar persamaan Anda berdua, tetapi seberapa besar Anda dapat bertoleransi terhadap perbedaan yang ada.”

2. Mengkomunikasikan cinta terhadap pasangan sebaiknya tetap dipertahankan, walaupun Anda sudah hidup bersama selama bertahun-tahun. Dengan membiarkan pasangan Anda tahu bahwa Anda senantiasa mencintainya, rasa cinta dan romansa dalam perkawinan Anda akan tetap terjaga. Jangan sampai rutinitas sehari-hari meredam ekspresi cinta Anda terhadap pasangan.

3. Dapat pula sesekali Anda menciptakan’ suasana kencan’ seperti pada saat Anda berdua belum menikah. Anda tentu ingat betapa menyenangkan dan bersemangatnya Anda dalam mempersiapkannya.
Kejutan-kejutan yang menyenangkan juga dapat menambah semaraknya suasana kencan Anda. Anda perlu menyediakan waktu untuk pasangan. Perkawinan Anda tidak pernah meminta waktu Anda, karena ia adalah bagian dari Anda.

Karena itu, seharusnya tidak ada satu alasan pun yang dapat menghalangi Anda untuk menyediakan waktu untuk pasangan Anda, untuk saling berbagi harapan dan impian. Kata cinta hanya akan sungguh berarti bila ada tindakan di balik kata itu.

4. Tindakan itu bisa praktis, bisa juga romantis. Tindakan yang praktis misalnya suami membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga istrinya atau istri ikut serta mencuci mobil suaminya. Mungkin makan waktu yang lama untuk menunjukkan “I love you” dari pada mengatakannya, namun kenangannya akan bertahan lama.

Wassalamualaikum wr wb. (Aguk)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: