TIDAK SELURUHNYA BURUK

Ini adalah pengalaman kakak perempuan saya. Dia pernah tinggal di rumah seorang kawannya di sebuah pulau kecil, beberapa mil dari kota Makassar, Sulsel. Pada malam kedua ia di pulau itu, terjadi badai besar.

Rumah panggung yang ia tempati bergoyang-goyang tertiup angin. Siulan angin, deru ombak di laut dan suara petir yang sambar-menyambar membuat kakak saya sangat ketakutan. Ia mengira pulau kecil itu akan tenggelam dan lenyap malam itu juga.

Tapi kawannya, dengan tenang mengajaknya untuk pergi ke sisi lain pulau itu. “Untuk apa?” tanya kakak saya dalam ketakutannya. “Berlindung di dermaga.” Jawab kawannya. Meski takut dan tak mengerti, kakak saya ikut saja.

Berdua mereka menerobos kegelapan dan badai. Ketika tiba di dermaga itu, ternyata di sisi lain pulau itu tidak terjadi apa-apa. Laut begitu tenang, bulan bersinar anggun. Begitu bertolak belakang dengan suasana di sisi lain pulau itu yang sudah porak-poranda diterjang badai.

Pengalaman kakak saya di pulau kecil itu mengingatkan saya akan saat-saat kita dengan mudah berpikir bahwa Allah sudah meninggalkan kita pada saat hidup kita sedang dilanda penderitaan. Serasa dunia kita sudah kiamat.

Kita mengasihani diri kita sendiri dan menyesali Tuhan yang seolah-olah kuasa-Nya begitu kecil, dan tak sanggup menolong kita keluar dari keadaan itu. Kita lupa, bahwa di sisi bumi yang lain, masih ada banyak hal yang memperlihatkan kebesaran kuasa Allah.

Bahkan di sisi lain kehidupan kita sendiri, di masa lalu ada banyak hal ajaib yang Allah lakukan dalam kehidupan kita, dan masih ada lagi yang masih tersembunyi di masa depan. Kuasa Allah kita tidak terbatas oleh wilayah dan tempat.

Kemuliaan-Nya tidak terbatas pada keadaan atau suasana yang aman, damai dan tenteram saja. Dia adalah Allah, penguasa jagad raya. Jangan biarkan pandangan kita terhalang oleh badai yang sedang terjadi. Dalam apapun keadaan hidup kita, jangan berhenti untuk percaya pada-Nya.

Hormatilah Dia di dalam setiap keadaan dengan melakukan yang diwajibkan dan disunnahkan serta menghindari larangannya. (FatchurR-disarikan dari @AW)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: