HARUSKAH MASJID IDENTIK DENGAN PRODUKTIF

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum wr wb.
Di suatu masjid yang relatif jauh dari kota, umat sekitarnya homogen artinya campuran warga kelas menengah dengan mayoritas masyarakat yang penghasilannya pas-pasan, bahkan ada beberapa diantaranya yang tidak mempunyai pekerjaan tetap.

Dalam kondisi tersebut, DKM berhasil menghimpun uang kencleng saat sholat Idul Fitri, peringatan Nuzulul Quran, sodaqoh Zakat fitrah dan sumbangan qurban lebih dari delapan setengah juta rupiah. Jumlah spektakuler dan luar biasa itu belum termasuk kencleng Jumatan, dari peserta pengajian dan dari santri yang ngaji.

Ada beberapa kegiatan rutin yang bersifat amaliyah dengan memandaikan anak miskin belajar Islam dengan biaya murah / gratis (berbentuk kencleng), juga anggaran digunakan untuk memelihara masjid, agar bersih dan nyaman untuk sholat. Patut diakui untuk pembiiayaan rutin selalu defisit dibandingkan pemasukan rutin.
Dalam kondisi seperti itu muncul pertanyaan yang cukup usil diantaranya :

o Dengan terkumpulnya pemasukan non rutin yang diatas Rp 8.000.000,- prestasi apa yang telah ditorehkan DKM tersebut ?

o Pernahkan difikirkan mutu dan prestasi yang ditanamkan kepada anak didik tersebut atau pernahkan dituliskan keberhasilan para santri sebelumnya yang pernah mengaji di masjid tersebut ?

o Jika kondisi keuangan rutin selalu defisit, adakah upaya penggalangan dana dengan mempromosikan prestasi dari kegiatan tersebut ?

o Adakah inovasi tentang perubahan strategis, agar upaya memahamkan Islam kepada anak-anak tetap terjamin namun masjid juga menghasilkan manfaat bagi masyarakat dan upaya pengurangan kemiskinan juga dapat dilakukan

Jika kita memiliki cita-cita luhur demikian, Insya Allah manfaat masjid semacam itu akan terwujud, amien. Wassalamualaikum wr wb. FatchurR

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: