PELAJARAN TENTANG BELAS KASIHAN

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum wr wb.
Dalam perjalanan pulang ke rumah aku mampir ke suatu Bank. Pikiranku dipenuhi berbagai hal yang harus kukerjakan sore itu : Menyiapkan makan malam, membereskan cucian, mengikuti latihan volley, menilai kertas kerja muridku. Demikian seorang istri menceriterakan kisahnya

Saat aku tiba di kasir dan menyerahkan bukti setoran kepada petugas, ia melemparkan kertas bukti itu sambil berkata, “Anda pikir aku siapa, dukun yang bisa membaca pikiran ?” Ternyata aku lupa, belum mengisi slip setoran itu.

Reaksi pertamaku adalah hendak melaporkan kasir bank itu kepada managernya, tetapi sesuatu di wajahnya menghentikanku. Di waktu lalu, ia sudah menolongku dengan ramah dan tangkas. Jadi aku bertanya, “Apakah anda sedang mengalami masalah ?”

Sesaat ia menangis dan berkata, “Hari ini putriku dioperasi, dan aku tidak bisa mendampinginya; Aku tidak mendapat ijin dari kantor.” Aku mengulurkan tanganku menggenggam tangannya sementara ia menangis.

Sejak saat itu, apabila aku datang ke bank, ia selalu berkata, “Ini langgananku.” Aku mengenal namanya, dan ia berceritera bahwa putrinya telah pulih kembali. Aku tahu bahwa Allah turut campur. Jika aku melaporkan petugas itu, mungkin ia akan kehilangan pekerjaan yang akan menambah beban hidupnya.

Hari itu Allah memberiku kesabaran dan mengajarku pelajaran tentang belas kasihan. Wassalamualaikum wr wb. FatchurR-disarikan dari @AW

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: