MEMAAFKAN YANG MENYAKITI KITA

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum wr wb.

Di sebuah ruang pengadilan, seorang pemuda duduk di kursi terdakwa. Ia didakwa membunuh Atep teman sebayanya. Sebelum hakim membaca keputusan, ia bertanya kepada ayah Atep yang menjadi korban,”Pemuda ini terbukti bersalah telah membunuh putra Anda. Menurut Anda hukuman apa yang setimpal untuknya?”

Bapak tua itu menjawab, “Pak Hakim, anak saya satu-satunya telah meninggal. Hukuman apa pun tidak akan mengembalikan hidupnya. Saya sangat mengasihinya, dan sekarang saya tidak punya siapa-siapa untuk saya kasihi. Tolong kirimkan terdakwa ke rumah saya, untuk saya jadikan anak saya.”

Apa reaksi kita terhadap orang yang pernah menyakiti kita ? Ingin menghukumnya ? Mencoba untuk membuatnya merasakan penderitaan yang kita rasakan, bahkan kalau bisa lebih menderita; biar tahu rasa ?

Memaafkan memang bukan perkara semudah membalikkan telapak tangan. Namun, bagaimana kita menyikapi perilaku orang lain yang mengganggu ditengah keterbatasan kita ?

Pertama, sadari bahwa ibarat orang berhutang, kita punya lebih banyak hutang kepada Allah, dari pada orang lain kepada kita. Dosa kita yang perbuat  begitu banyak. Jadi, kalau hutang kita kepada Nya, belum mampu kita lunasi, mengapa kita masih terus menuntut orang lain “membayar” hutangnya kepada kita ?

Kedua, Jika kita menyimpan dendam dan   kebencian dalam hati hanya akan menimbulkan ketidak-sejahteraan, Hanya menambah beban. Dengan memaafkan sebetulnya kita tengah berbuat baik kepada diri sendiri.

Kekuatan seseorang terletak ketika ia bisa memaafkan orang yang menyakitinya. Wassalamualaikum wr wb. Aguk

Tag:

Satu Tanggapan to “MEMAAFKAN YANG MENYAKITI KITA”

  1. balista Says:

    MOhon dukungan:
    http://balista.wordpress.com/2009/10/23/al-quran-dilecehkan-muslim-siap-boikot-facebook-tanggal-24-oktober/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: