KEKUATAN DOA

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum wr wb.

Kisah ini hanyalah ilustrasi, yang ada baiknya dapat dipakai sebagai renungan.

Seorang pengusaha sukses namanya Parhad jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. Sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh Malaikat menghampiri Parhad yang terbaring tak berdaya.

Malaikat : “Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan sebaliknya jika dalam waktu tersebut belum terpenuhi, itu artinya kau akan wafat”.

“Kalau hanya 50 orang, itu gampang” kata Parhad dengan yakin. Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang ditentukan.

etelah 23 jam, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya Parhad bertanya, “Apakah besok pagi aku sudah pulih ?” ”Pastilah banyak yang berdoa untukku, jumlah karyawanku lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit”.

” Parhad, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu”.

Tanpa menunggu reaksi dari Parhad, malaikat menunjukkan layar berupa TV, 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka istrinya, dan 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dengan tetesan air mata di pipi mereka”.

Malaikat : “Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua ? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu” Kembali terlihat si istri sedang berdoa pada jam 02:00,

“Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya dia bukanlah suami atau ayah yang baik. Dia mengkhianati pernikahan kami. Dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu”.

”Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah. Hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri.” Dan setelah itu istrinya berhenti berdoa, air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan lesu karena kurang istirahat”.

Melihat peristiwa itu, air mata mengalir di pipi Parhad. Timbul penyesalan, selama ini dia bukanlah suami yang  baik dan ayah yang menjadi contoh bagi anaknya. Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anaknya.

Waktu terus bergulir, yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah Parhad, penyesalan yang luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat. Tidak mungkin dalam waktu 10 menit mencari tambahan yang berdoa 47 orang lagi

“Apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku ?”

“Ada beberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak Tulus. Bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik”. Jawab Malaikat,

Parhad tertunduk dan pasrah. Ini adalah malam terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak-istri yang setia menjaganya sepanjang malam. Air matanya tambah deras, ketika melihat si sulung dan istrinya tertidur di kursi rumah sakit kelelahan sambil memangku si bungsu.

Ketika tepat 24 jam, Malaikat berkata, “Parhad, Tuhan melihat air mata dan penyesalanmu. Kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat diakhir waktu”.

Malaikat menunjukkan tempat yang pernah dikunjungi Parhad. ”Bukankah itu Panti Asuhan ?” katanya pelan. “Benar Parhad, kau pernah memberi bantuan bagi mereka, walau tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri”

“Tadi pagi, anak panti asuhan tersebut mengetahui dari Koran bahwa kau terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Mereka yakin setelah melihat gambarmu di koran, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu”

Doa sangat besar kuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain. Ketika kita mengingat seorang sahabat lama / keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan padahal seharusnya kita berdoa bagi dia.

Mungkin pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa. Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi.

Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain. Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.

Wassalamualaikum wr wb. Aguk

Tag:

2 Tanggapan to “KEKUATAN DOA”

  1. wahyu am Says:

    nice share gan😉

  2. karya cipta agung Says:

    Terima kasih anda telah berjunjung ke Blog ini dan dapat menikmati sajian yang ada. Semoga sajian lainnya tetap menarik bagi anda dan pembaca lainnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: