KEBAHAGIAAN YANG ISLAMI

Bismillahirrohmanirrohim, Assalamualaikum wr wb.

Tiap orang ingin hidup bahagia, sehingga mereka berusaha untuk menggapainya. Ada yang mengukur dengan uang, jabatan dalam pekerjaan, harta dan sebagainya. Sehingga bahagia adalah sesuatu yang relatif.

Hadits tentang kebahagiaan,“Ada 4 faktor kebahagiaan, yakni mempunyai istri yg sholehah, anak yg berbakti, teman yg baik, dan rejeki yang halal.”

Istri Sholehah
Sifat istri sholehah terdapat di An Nisa (4) : 34,“Kaum lelaki adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian lelaki atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena lelaki telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.

Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah, memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka. Wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka.

Jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

Sebaik-baik istri adalah istri shalehah yang membahagiakan, sebagaimana disebut dalam hadits, “Sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri salehah, jika kamu lihat maka menyenangkanmu wajahnya, jika kamu minta sesuatu darinya maka memuaskanmu akhlaknya, jika kamu tak dirumah maka dijaganya dirinya, hartamu dan anak-anakmu, jika kamu dekat dengannya maka sayang & ridho kamu padanya, jika kamu jauh darinya maka rindu kamu padanya.”

Dengan demikian, seorang istri hendaknya :

  • Bermuka manis (tidak cemberut bila uang belanja kurang)
  • Patuh dan setia (selama perintah suami tidak bertentangan dengan agama)
  • Memelihara amanah dari suami
  • Memelihara silaturahim dengan lingkungan sekitar
  • Tidak pergi tanpa ijin suami
  • Menyimpan aib (suami dan keluarga)

Anak Berbakti
Anak merupakan ‘masalah’ yang mesti dihadapi hari ini dan masa depan. Harapan orang tua, anak menjadi kebanggaan. Oleh karenanya, seorang anak mesti berbakti, dengan mematuhi perintah orang tua selama tidak bertentangan dengan agama.

Orang tua mesti membekalinya dengan pendidikan dunia dan akhirat. Dengan demikian, anak menjadi sholeh, yang berguna bagi masyarakat dan agama. Jadikan anak sebagai anak sholeh dan bermanfaat, agar menjadi tabungan akhirat kelak.

Doa-doa untuk mendapatkan anak yang sholeh:
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” Al Furqaan (25) : 74

“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku seorang anak yang termasuk orang-orang yang saleh.” Ash Shaaffaat (37) : 100

“Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, — atau Dia menganugerahkan kedua jenis lelaki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya), dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” Asy Syura (42) : 49-50

Teman (Lingkungan) yg Baik

Masalah peragulan menjadi faktor penentu dalam sosial. Saling menghormati, tolong menolong, akan membawa kebahagiaan. Rasululloh SAW sudah contohkan, bahwa meski hidup dalam kondisi yang sederhana, tapi kebahagiaan selalu beliau rasakan.

Hal tersebut bisa dilakukan di jaman sekarang, selama kita bergaul dengan orang baik di tempat / lingkungan yg baik pula.

Rejeki yg Halal
Dengan adanya rejeki yang halal, maka ibadah akan diterima, karena salah satu faktor diterimanya ibadah adalah makanan kita mesti berasal dari usaha yg baik dan halal.

Terkait dengan rejeki :

  • Islam menyuruh umatnya untuk mencari rejeki yang halal dan baik. “Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah supaya kamu beruntung.” Al Jumu’ah (62) : 10
  • Agar hidup dengan tenang, hiduplah dengan sederhana, jangan berlebihan (qana’ah).

Wassalamualaikum wr wb. Aguk-Disarikan dari http://khutbahjumat.wordpress.com/2008/07/03/khutbah-jumat-20080627/

Tag:

Satu Tanggapan to “KEBAHAGIAAN YANG ISLAMI”

  1. badrun Says:

    ata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: